Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Computer Skills
  2. AirPods
Computers

Mengenal Lebih Jauh Tentang Apple AirPods

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Mengenal Lebih Jauh Tentang Apple AirPods

Apple AirPods

Diluncurkan tanggal 16 September 2016, Apple iPhone 7 diperhatikan dengan tidak adanya soket headphone. Ya, earphone menggunakan konektor Lightning. Dan ya, termasuk dalam kotak sebuah conventor 3.5mm to Lightning.

Juga yang diumumkan adalah wireless AirPods dari Apple, earphone wireless mereka untuk terhubung ke iPhone (dan perangkat Apple lainnya) via Bluetooth.

Mendengar Namun Tidak Melihat

Terlepas dari pengumuman pada waktu yang sama dimana iPhone 7 diluncurkan, AirPods tidak tersedia untuk dijual selama tiga bulan dikarenakan Apple yang sedang menangani masalah software, atau masalah pembuatan, tergantung pada cerita apa yang kamu pilih untuk percayai dalam pers teknologi.

Kecocokan

Apple AirPods cocok dengan perangkat dan sistem operasi Apple berikut:

  • iPhone dengan iOS 10 atau di atasnya
  • iPad dengan iOS 10 atau di atasnya
  • iPod touch dengan iOS 10 atau di atasnya
  • Apple Watch dengan watchOS 3 atau di atasnya
  • Mac dengan macOS 10.12 atau di atasnya

Memasangkan

Sementara Bluetooth, sebagai sebuah teknologi, telah menjadi bagian terbaik dalam hidup kita selama dua dekade terakhir, itu tidak selalu menjadi pengalaman yang memudahkan.

Dengan Apple AirPods, Bluetooth akhirnya memiliki eranya. Proses pengaturannya sendiri sederhana dan elegan, walaupun itu hanya berkerja dengan iPhone dan bukan iPad.

Untuk melanjutkan, itu sesederhana membuka kotak AirPods di sebelah sebuah iPhone. Kamu akan diberikan peluang untuk memasangkan AirPods dan iPhone dan, ini sedikit cerdas, AirPods muncul sebagai pilihan output audio pada perangkat lainnya yang terhubung pada AppleID.

Itu berarti kamu siap melanjutkan dengan AirPods pada seibuah iPad, pada Mac dan pada Apple Watch. Dalam pembicaraan-Apple prosesnya ini magikal.

Penggunaan AirPods

Pasang AirPod di telinga dan kamu akan mendengarkan sebuah nada. Itu saja, itu siap memainkan audio. Tidak ada saklar, tidak ada tombol, tidak ada daya hidup atau mati.

Tidak perlu menggunakan kedua AirPods, kamu dapat menggunakan hanya satu saja. Melalui penggunaan sensor optik, AirPods mendeteksi kapan kamu menggunakan keduanya atau salah satunya. Suara stereo sepenuhnya disalurkan ke AirPod tunggal yang digunakan.

Saya suka tidur mendengarkan sebuah podcast. Sebelum AirPods saya dapat berakhir dengan terlilit kabel earphone ketika saya tertidur sebelum akhir podcast yang sedang saya dengarkan. Ini seringkali terjadi.

Sekarang, dengan AirPods, saya dapat berbaring menyamping, kepala di bantal dan sebuah AirPod di satu telinga lainnya. Saya tidak lagi berakhir dengan terlilit kabel dan AirPod akan ada di situ, di suatu tempat, jika saya jatuh tertidur sebelum melepasnya.

Memulai dan Menghentikan Suara

Sensor optik dan akselerometer dalam tiap AirPods berarti bahwa mereka dapat merasakan diambil dari telingamu atau ditempatkan kembali.

Berikut contoh dimana Apple bersungguh-sungguh dengan detail.

Dengan merasakan apakah mereka berada di dalam atau di luar telinga, mereka dapat melakukan jeda dan secara otomatis melakukan resume pada apa yang sedang kamu dengarkan.

Sebagai contoh, jika seseorang berbicara kepadamu dan kamu melepas AirPods maka musik memasuki jeda.

Pasang kembali AirPods dan musik melanjutkan. Namun perhatikan, jika itu dilepas lebih lama, kamu perlu melakukan resume audio secara manual dengan menekan tombol play pada perangkat sumber.

Ini tidak hanya untuk iTunes. Itu berkerja pada aplikasi audio dan video lainnya seperti BBC iPlayer, All4 dan BBC iPlayer Radio.

Siri

Konsekuensi tidak adanya kabel berarti tidak ada kontrol atau tombol volume untuk melewatkan track, dimana itu ada dalam EarPods konvensional yang disediakan dengan iPhone.

Juga tidak ada tombol kendali pada AirPods.

Kendali adalah dengan suara.

Ketuk dua kali secara halus pada AirPod dan akselerometer mengenali ini untuk meminta Siri mendengarkan. Kemudian berikan Siri sebuah instruksi, sebagai contoh:

  • Naikkan volume
  • Naikkan volume ke enam puluh persen
  • Telepon ibu saya 
  • Bagaimana caranya saya ke stasiun kereta api
  • Mainkan Peter Gabriel

Tentu saja, tidak selalu praktis untuk mengubah volume dengan berbicara ke Siri. Nyatanya, itu dapat cukup melelahkan. Jauh lebih sederhana, dan lebih cepat, untuk mengubah volume pada perangkat sumber yang pada perangkat iOS atau Mac.

Penyimpanan dan Daya

Sepasang AirPods hadir dengan kotak penyimpanan spesial yang berfungsi ganda sebagai pengisi untuk menjaga batre tiap AirPods selalu terisi. Usia batre dalam AirPods dikatakan oleh Apple bagus untuk lima jam mendengar.

Saya tidak yakin bisa terus menggunakan AirPods selama itu, jadi itu seharusnya lebih dari cukup.

Saya telah mendengar yang lainnya mengeluh tentang usia batre yang mengatakan batre terkuras ketika AirPods sedang tidak digunakan dan dibiarkan di luar kotak penyimpanannya.

Tampak jelas bagi saya. Tidak ada saklar on/off. Dan mengapa seseorang membiarkan AirPods berada di luar kotak penyimpanannya, jika itu dapat hilang dengan mudah?

Ada batre di dalam kotak penyimpanan dan mengisi jika via konektor lightning. Pengisian selama lima belas menit bagus untuk tiga jam mendengarkan.

Batre di dalam kotak penyimpanan menyediakan daya hingga 24 jam untuk AirPods.

Menggunakan AirPods Untuk Panggilan Telepon

Apple mengatakan bahwa AirPods memiliki sebuah akselerometer suara yang mendeteksi ketika kamu berbicara. AirPods memiliki mikrofon "beamforming" yang berfokus pada percakapan dan menyaring gangguan suara.

Di hadapan itu, ini terdengar seperti pemasaran yang baik, dari Apple, dengan mereka menemukan kata baru untuk melengkapi teknologi ajaib mereka.

Dalam prakteknya, saya telah menemukan bahwa kinerjanya luar biasa, dengan mereka yang saya ajak bicara saya tanpa sadar sedang menggunakan mikrofon (pada AirPods) daripada berbicara secara langsung ke dalam iPhone.

Kepraktisan

Saya memiliki beberapa perhatian apakah benda ini akan tetap berada di telinga saya. Dan mengejutkan bagi saya, terlepas dari warna putih berkilaunya, itu terjadi.

Bahkan dengan menggelengkan kepala atau sedang berolahraga mereka tidak terjatuh. Dikatakan bahwa, mereka sering terasa tangguh hanya dengan bergantung di situ.

Untuk yang enggan berisiko, Spigen membuat sebuah kabel khusus untuk menghubungkan kedua AirPods.

Sementara beberapa mungkin bertanya mengapa orang-orang akan membuat kabel untuk earphone wireless, saya dapat melihat skenario kasus penggunaan untuk ini bagi pelari dimana, jika salah satu AirPod jatuh, itu diselamatkan oleh yang lainnya.

Mereset dan Memasangkan Ulang

Jika masalah ini muncul, kamu mungkin ingin menghubungkan AirPods dengan iPhone dan AppleID milik orang lain.

Untuk melakukannya sangat mudah. Pada bagian belakang kotak penyimpanan ada tombol. Tekan dan tahan ini selama beberapa detik.

Kemudian buka kotak di sebelah iPhone baru, pastikan Bluetooth dapat ditemukan, dan selesailah proses pemasangan.

Kesimpulan

Ketika pertama kali diumumkan, saya tidak melihat daya tarik earphone wireless selain sebuah gadget baru yang berkilau. Bahkan dengan penundaan diantara pengumuman dan peluncuran saya hanya tidak mengerti.

Sekarang, dengan hidup bersama AirPods hanya baru beberapa waktu, saya mengerti. Mereka berfungsi begitu saja, teknologinya begitu bagus hingga tidak terlihat bagi pengguna. AirPods melakukan seperti yang saya harapkan tanpa harus melihat manual pengguna untuk pengaturan dan penggunaannya.

AirPods adalah contoh Apple yang menerapkan teknologi yang rumit untuk membuat produk konsumen pemakaiannya sederhana. Saya tidak harus memikirkannya, mereka hanya di sana dan berfungsi begitu saja.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.