Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Computer Skills
  2. Markdown
Computers

Menuliskan Konten Panjang Pada Mac Dengan Ulysses III

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Screencast

Ulysses III merupakan sebuah aplikasi yang didesain dari dasar penulisan konten panjang pada sebuah Mac. Itu merupakan software yang minimalis namun bertenaga yang menyederhanakan penataan, penulisan, dan ekspor dokumen panjang.

Seperti Scriveneryang dibahas James Cull sebelumnyaUlysses III dibuat dengan cara berfikir penulis. Alih-alih mencoba untuk menjadi semuanya bagi siapa saja, kedua aplikasi ini berfokus pada kasus penggunaan tunggal.

Ulysses III tersedia dari Mac App Store seharga $44.99, walaupun ada uji coba gratis Ulysses III pada situs pengembang.

Di dalam tutorial ini saya akan menunjukkan cara memulai penulisan pada Mac dengan Ulysses III.

Permasalahan Dengan Word

Bagi kebanyakan orang, aplikasi penulisan default yang mereka tuju adalah Microsoft Word; apakah mereka berencana menulis sebuah surat, paper, surat wasiat atau buku, ke situlah mereka beralih. Walaupun editor, Johnny Winter, mungkin mendebatkan itu, Word memiliki tempatnya.

Untuk dokumen pendek yang hanya memerlukan format sederhana, Word merupakan aplikasi yang lebih dari mampu. Untuk karya panjang, sayangnya itu memiliki sejumlah cacat besar.

Pertama, Word tidak menawarkan cara mudah untuk membagi pekerjaanmu ke dalam segmen-segmen yang lebih kecil kecuali kamu ingin menggunakan banyak dokumen. Seiring bertambah panjangnya dokumen, sulit untuk melacak dimana kamu berada. Itu juga membuatnya sangat sulit untuk mengerjakan bagian di luar urutan; jika kamu menuliskan hal menyeluruh dari awal hingga akhir maka mungkin itu tidak masalah, namun berlompat-lompat merupakan tantangan.

Kedua, Word lebih seperti aplikasi tata letak halaman. Ketika kamu menuliskan sesuatu yang singkat maka tidak masalah untuk mempertimbangkan tampilan sambil berkerja. Ketika kamu menuliskan ribuan kata, kamu hendaklah terlebih dahulu memperhatikan penulisan. Setelah selesai, kamu bisa mulai mempertimbangkan hal-hal seperti pilihan font, margin halaman dan keputusan layout lainnya.

Terakhir, Word memiliki sejumlah permasalahan lainnya yang tidak eksklusif pada penulisan panjang: itu merupakan program mahal yang menggunakan format dokumen propriety. Although not a deal breaker, it is normally a good idea to save your documents in open formats so kamu bisa easily transfer them between different apps dan operating systems.

On all counts, Ulysses III merupakan aplikasi yang lebih baik untuk konten panjang.

Memulai Dengan Ulysses III

Ulysses III memiliki antarmuka tiga kolom yang minimalis. Pada bagian kiri adalah sidebar, di tengah adalah sheet list dan di kanan adalah editorSidebar dan sheetlist digunakan untuk melakukan navigasi pekerjaan sementara editor digunakan untuk menulis.

Ulysses interface
Antarmuka Ulysses III.

Alih-alih dokumen atau file tradisional, Ulysses III menggunakan sheets (lembaran). Sebuah sheet bisa berisi sebanyak atau sesedikit mungkin konten sesukamu. Tiap tulisan yang kamu buat mungkin akan memiliki puluhan, atau bahkan ratusan sheets.

Sheets bisa dikelompokkan bersama, digabungkan, dipecah, atau diubah dalam hampir semua cara yang kamu sukai. Konsep yang membuat sebuah file individual sangat mengalir di dalam aplikasi.

Secara default, Ulysses III menggunakan perpustakaan iCloud untuk menyimpan semuanya, walaupun kamu bisa mengubah itu di dalam panel Preferences pada aplikasi.

Membuat Sebuah New Project (Project Baru) di Dalam Ulysses III

Karena konsep dokumen individual tidak ada di dalam Ulysses III, lebih sederhana untuk memecah semuanya ke dalam projects. Sebuah project bisa memiliki sepuluh sheets dimana semuanya akan diekspor ke file individual, atau 10,000 sheets yang akan digabungkan menjadi sebuah dokumen panjang tunggal.

Project yang pertama akan menjadi struktur terbaik untuk sebuah blog, sementara yang satunya, menjadi sebuah project bagus untuk sebuah buku.

sample project layout
Sebuah layout project sampel dengan satu group utama, dua sub-group dan lima sheets.

Tiap project hendaklah memiliki group tersendiri. Untuk membuat sebuah group di dalam Ulysses III, klik kanan di dalam sidebar dan pilih New Group… atau gunakan shortcut keyboard Command-Shift-N.

Di dalam tiap group kamu bisa memiliki sub-groupssheets, atau kombinasi keduanya. Project yang kamu kerjakan akan menentukan struktur yang tepat.

Sebuah artikel panjang atau esai mungkin hanya memiliki sheets sementara project sebuah buku bisa memiliki sub-group untuk tiap bagian diikuti oleh sub-groups lanjutan untuk tiap bab.

Tip: Kamu bisa membuat sheets saat memerlukannya dengan shortcut keyboard Command-N.

Menata Sheets

Sheets bisa ditarik dan diletakkan untuk memindahkan dan menata posisinya di dalam dokumen akhir.

Berbagai sheets bisa ditautkan bersamaan dengan memilih mereka dan kemudian menggunakan shortcut keyboard Command-J atau dengan klik kanan dan memilih Glue Sheets.

Glued sheets bertindak sebagai sebuah sheet tunggal, memilih itu akan memilih semua sheet. Kamu bisa juga melepaskannya kapanpun dengan menggunakan shortcut yang sama.

Glued sheets
Bar biru menandakan bahwa dua sheets direkatkan bersamaan.

Jika kamu ingin menggabungkan kelompok sheets lebih permanen, kamu bisa memilih Merge dari menu konteks.

Seiring kamu mengerjakan project konten panjang, createglue dan merge sheets sepantasnya. Ini adalah cara bagus untuk menjaga bagian dokumen yang terkait.

Menulis Dalam Ulysses III

Ulysses III menggunakan versi Markdown—yang mana telah saya bahas sebelumnya secara mendalam. Jika kamu tidak terbiasa dengan Markdown, periksa artikel tersebut dan mulailah menulis.

Salah satu prinsip dasar Ulysses III adalah bahwa kamu tidak perlu berkerja secara linear. Dikarenakan cara struktur sheets dan dokumen, mengerjakan bab akhir novel semudah seperti mengerjakan bab pertama. Bagi penulis, ini bagus.

Saya mengenal sangat sedikit penulis yang menulis mulai dari awal hingga akhir. Sebagai contoh, pendahuluan pada artikel ini akan menjadi hal terakhir yang saya tuliskan dan bagian yang mengikuti, Pengaturan Goal, telah ditulis.

Ketika kamu menuliskan dengan Ulysses III, kamu hendaklah mengerjakan hal-hal yang paling menginspirasimu, alih-alih merasakan kebutuhan untuk mengambil pada titik tertentu. Kamu bahkan tidak harus tahu kemana arah bagian yang akan kamu tuliskan, cukup buat sebuah sheet baru dan tuliskan apa yang ingin kamu katakan. Setelahnya kamu bisa memikirkan posisinya di dalam project.

Adding an image
Menu Attachments.

Sebagaimana teks, Ulysses III juga mendukung gambar yang akan dicantumkan di dalam dokumen akhir yang diekspor. Untuk menambahkan gambar pada sebuah sheet, buka menu Attachments dengan mengklik Icon Klip Kertas di sisi kanan atas dan tarik sebuah gambar pada kotak Drop Image.

Tip: Sebagaimana gambar, kamu bisa juga melampirkan kata kunci dan catatan pada sheets.

Pengaturan Goal

Salah satu fitur paling berguna dari Ulysses III adalah kemampuan untuk menentukan sebuah target jumlah kata tiap sheet atau group. Dengan sebuah tujuan goal, sebuah cincin kecil di sebelah judul terisi seiring kamu menulis. Jika kamu mengetahui bagian tertentu yang perlu memiliki jumlah kata spesifik atau ingin menuliskan paling tidak 1,000 kata dalam sehari, goal merupakan cara bagus untuk tetap mengendalikan diri saat berkerja.

goal setting
Pengaturan goal merupakan salah satu fitur paling berguna dalam Ulysses III.

Untuk mengatur sebuah goal baru, klik kanan pada sheet atau group dan pilih Goal… Di sana kamu bisa menentukan jumlah kata minimum, maksimum atau perkiraan sebagai target.

Mengekspor Dokumen

Setelah sebuah dokumen ditulis, kamu cenderung akan mengekspornya. Ulysses III bisa mengekspor ke:

  • Text
  • HTML
  • ePub,
  • PDF, atau
  • DOCX

Ketika mengekspor, sistem format Markdown akan menentukan titik potong untuk bagian yang berbeda alih-alih sheet yang berbeda.

exported PDF
Beberapa sheet yang diekspor sebagai sebuah PDF.

Untuk mengekspor sebuah dokumen akhir, pilih sheets yang ingin kamu simpan. Kamu bisa memilih sebanyak atau sesedikit sheets yang kamu sukai. Dari menu atas, pilih Export Icon atau gunakan shortcut keyboard Command–6.

exported markdown
Sheet yang sama yang diekspor sebagai file teks Markdown.

Dari menu dropdown, pilih format file yang ingin kamu ekspor. Tergantung pada apa yang kamu pilih, kamu akan disajikan dengan sejumlah opsi berbeda. Sebagai contoh, jika kamu memilih ePub kamu bisa menambahkan sampul pada eBook. Jika kamu memilih PDF atau DOCX, kamu bisa memilih dari sejumlah gaya dokumen yang telah ditentukan.

Tip: Ulysses III memiliki pertukaran gaya dimana kamu bisa mengunduh dan menginstal gaya ekspor tambahan.

Kesimpulan

Ulysses III merupakan aplikasi yang bagus untuk menuliskan konten panjang pada sebuah Mac. Kecuali jika kamu mengerjakan sesuatu yang sangat sederhana, aplikasi seperti Word tidak menawarkan fitur-fitur yang diperlukan untuk karya yang panjang. Bersamaan dengan ScrivenerUlysses III dicintai oleh penulis dimana pun untuk alasan yang sangat baik.

Di dalam artikel ini saya telah membahas dasar-dasar penggunaan aplikasi ini. Namun cara kamu menggunakannya akan tergantung pada apa yang kamu tuliskan dan bagaimana kamu ingin menulis. Jika kamu merencanakan semuanya, memecah project menjadi ratusan sheets sebelum kamu mulai menulis mungkin bisa menjadi caranya. Di sisi lain, jika kamu menulis dalam tata cara yang lebih serampangan, mungkin kamu hanya akan membuat sebuah sheet baru setiap kali kamu duduk pada Mac dan menuliskan apapun yang kamu inginkan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.